LUBUKLINGGAU, Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh MAN 2 LubukLinggau setelah berhasil meraih Juara 4 Liga Futsal Pelajar yang diselenggarakan oleh Asosiasi Futsal Kota Lubuklinggau untuk raih piala walikota tingkat sekolah. Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh tingkat sekolah lain yang bersaing memperebutkan Piala Bergilir Liga Pertandingan piala walikota.

Dalam ajang tersebut, MAN 2 LubukLinggau tampil dominan sejak babak penyisihan hingga final. Dengan strategi permainan yang solid dan kerja sama tim yang kuat, pasukan muda MAN 2 LubukLinggau berhasil mengalahkan lawan-lawannya dan keluar sebagai juara 4 di tingkat antar Sekolah .

Tim futsal MAN 2 LubukLinggau pembina oleh Willy Candra dan dilatih oleh Febry ., yang dikenal disiplin dan memiliki pendekatan taktis yang matang dalam membina para pemain. Berkat arahan sang pelatih, para siswa mampu menampilkan permainan yang penuh semangat, sportif, dan efektif di lapangan.

Selain menyabet gelar juara, salah satu siswa MAN 2 LubukLinggau,juga meraih penghargaan Best Goal Keeper Liga Pelajar Pertandingan Piala walikota 2025. Penampilan cemerlang di bawah mistar gawang menjadi salah satu faktor kunci kemenangan timnya meraih juara.

Kemenangan ini mengantarkan MAN 2 LubukLinggau mengharumkan nama sekolah yang dibanggakan oleh sekolah  semoga nanti, MAN 2 akan menjadi pemain terbaik dan akan menjadi bersaing memperebutkan gelar Juara Nasional Liga Futsal Pelajar.

 

Kepala MAN 2 Lubuklinggau Sukardi S.Pd., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh para siswa.

> “Kami sangat bangga dengan pencapaian anak-anak MAN 2 LubukLinggau. Ini adalah bukti kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang mereka. Kami berharap di tingkat kedepan agar meraih juara pertama, nanti mereka bisa kembali mengharumkan nama sekolah dan Kota Palembang,” ujar Sukardi kepsek man 2 LubukLinggau

Liga pertandingan piala walikota ini sendiri menjadi ajang penting dalam pembinaan atlet muda di bidang futsal. Kompetisi ini tidak hanya menumbuhkan semangat kompetitif, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas dan kerja sama tim di kalangan pelajar. Pungkasnya. (Galsa)