DISDUKCAPIL LUBUKLINGGAU DISOROT, ANGGARAN Rp1,62 MILIAR DIDUGA BERMASALAH
LUBUKLINGGAU – Info Linggau. Com, -Penggunaan anggaran belanja barang dan jasa di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Lubuklinggau Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan.
Berdasarkan dokumen Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Lubuklinggau Tahun Anggaran 2025, terdapat tujuh pos kegiatan dengan total anggaran mencapai Rp1.627.305.871.
Anggaran tersebut meliputi penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Rp330,94 juta, bahan logistik kantor Rp216,18 juta, rapat koordinasi dan konsultasi SKPD Rp187,94 juta, jasa pelayanan umum kantor Rp189 juta, pemeliharaan kendaraan dinas Rp160,77 juta, pengadaan dokumen kependudukan Rp206,45 juta, serta penyajian data kependudukan Rp336 juta.
Hasil penelusuran awal tim investigasi redaksi memunculkan dugaan adanya ketidakwajaran dalam realisasi sejumlah kegiatan, termasuk dugaan manipulasi nota pembelanjaan dan penggelembungan harga satuan atau mark up.
Jika dugaan tersebut terbukti, persoalan ini tentu bukan sekadar masalah administrasi, melainkan berpotensi menjadi persoalan serius dalam pengelolaan keuangan daerah.
Publik pun berhak mempertanyakan: apakah seluruh barang benar-benar dibeli, apakah harga sesuai pasaran, dan apakah hasil kegiatan sebanding dengan anggaran yang telah dikeluarkan?
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Disdukcapil Kota Lubuklinggau, M. Ikbal, belum memberikan komentar maupun tanggapan atas upaya konfirmasi redaksi.
Redaksi meminta Inspektorat serta aparat penegak hukum melakukan penelaahan secara objektif terhadap realisasi anggaran tersebut.
Uang yang digunakan adalah uang rakyat. Jangan sampai laporan pertanggungjawaban hanya bagus di atas kertas, sementara realisasinya menyisakan tanda tanya.
Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Kepala Disdukcapil Kota Lubuklinggau maupun pihak terkait demi menjaga keberimbangan pemberitaan.(Galsa)
DISDUKCAPIL LUBUKLINGGAU DISOROT, ANGGARAN Rp1,62 MILIAR DIDUGA BERMASALAH
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini





